Rabu, 30 Oktober 2013

Hubungan polusi,transportasi kota, politik dan perancangan kota berkelanjutan

Refresh 4
Assalamu alaikum wr. Wbr.
Hey guys , jumpa lagi ^O^
This time I would to share about kelanjutan dari pembahasan kita kemarin yaitu hal yang perlu kita ketahui mengenai hal hal yang penting banget diperhatikan dalam perancangan kota.
Namun, terlebih dahulu kita harus tahu perbedaan antara perancangan kota dan perencanaan kota, guys !!.
Dalam rancang kota terdapat 5 keilmuan, yang berperan penting  , yaitu : arsitektur, landscape, administrasi hukum, ekonomi dan politik.
Didalam perancangan posisi perancangan kota berada diantara arsitektur dan perencanaan kota. Jika arsitektur merupakan bidang yang mendalami bangunan artinya hanya sebatas lingkup fisik saja , sedangkan perencanaan kota mendalami sebaliknya yaitu non fisik berupa lingkungan sekitar. lain halnya 

Perancangan kota yang mendalami keduanya, baik segi fisik dan non fisik rancang kota harus menguasai keduanya.

dalam perancangan kota ada pula 5 elemen perancangan yang perlu diperhatikan,ketika merancang suatu kota ,diantaranya :
1. bangunan (buiding)
2. ruang terbuka public space
3. jalan (street) 
4. transportasi (transportation)
5. landscape

nah, selain 5 elemen di atas konsep energipun turut diperhatikan dalam perancangan kota guys!!
oh iya , perlu kalian ketahui bangunan itu ternyata menyumbang energi sebanyak  50 % . nah , 50 % energi itu menyumbang energi yang seyogyanya dapat menimbulkan pemanasan global selain dari transportasi yang membuat iklim kita jadi tidak menentum. maka dari itu kita sebagai calon arsitek guys !!,harus dari sekarang mulai menerapkan konsep ramah lingkungan terhadap rancangan kita.

The first step yang dapat kita lakukan ialah : mulai menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan ini. sadar atau tidak manusia selalu saja menghasilkan konsekuensi logis berupa energi sisa dari segala kegiatan yang kita lakukan. Energi ini dapat berupa positif maupun negatif. contohnya energi positif yaitu bahan bakar fosil (BBF), misalnya bensin yang digunakan untuk menghasilkan energi pada kendaraan bermotor seingga dapat bekerja sbagaimana mestinya. sementara energi negatifnya yaitu sisa pembakaran berupa karbon monoksida yang akan terakumulasi keudara sebagai peristiwapenipisan lapisan ozzon dan memberikan efek gas rumah kaca.
oleh karena itu menghitung jejak karbon (carbon footprint ) akan membantu individu maupun kelompok (industri,organisasi dan lain sebagainya)dalam mengendalikan jumlah karbon yang dihasilkan. dengan mengetahui jumlah harian yang kita sumbangkan kebumi dinilai akan mampu menekan dan mengendalikan peningkatan jumlah emisi karbon diudara.
 adapun komponen carbon footprint yang ada pada bangunan antara lain ialah :
1. The enviromentalcapitalintrinsic in the construction.
    yaitu konstruksi yang tidak dilakukan pada tempatnya semisalnya,penggunaan material buatan yang           dimanfaatkan untuk penghematan waktu pembangunan agar dapat memperoleh keuntungan secepatnya.
2. energi yang dibutuhkan setelah pembangunan atau energi yang dihasilkan ketika pengoperasian bangunan. semisalnya ;energi listrik, energi air dll sebagainya.
3. energi pengguna bangunan, energi yang dihasilkan dari manusia yaitu dari pengunjung , pemakai.
4. energi yang dibutuhkan ketika penghancuran bangunan. yang telah melewati masa kemampuan berdirinya suatu bangunan tersebut.

selain itu energi transportasi juga memengaruhi gagal tidaknya suatu perancangan kota. karena kota yang nyaman adalah kota yang transportasinya dapat direduksi seinimal mungkin , bukan kota yang energi transportasinya begitu tinggi, yang justru malah meningkatkan energi suara, kebisingan, dan polusi yang dihasilkannya. seharusnya perancang dapat mereduksi kebutuhan akan kendaraan menjadi berkurang, dan menangani masslah kemacetan. tapi tidak dengan cara melakukan pelebaran jalan yang dimana hal itu hanya akan menambah pengguna motor dan mobil semakin banyak. sebaiknya perancang dapat memaksimalkan public transport dan cycling dan walking.

nah, dari apa yang saya share diatas. tentu kalian dapat menari kesimpulan bahwa, tentunya kita sebagai perancang memang harus benar-benar lihai dan mampu untuk mengatasi masalah seperti diatas.dan sebaiknya dalam perancangan baik dalam arsitektur dan perancangan  mendesain suatu kota perlu dan sangat membutuhkan perhatian yang khusus terutama agar kenyamanan dapat diperoleh dan dinikmati oleh masyarakat. dengan memerhatikan 5 elemen konsep dasar perancangan kota dan konsep energinya serta dapat meminimalisir transportasi pribadi dan menggunakan material yang hemat energi dalam proses pembangunan merupakan salah satu upaya yang dapat ditempu oleh seorang urban designer.


demikian yang dapat saya sampaikan.. thank you very much !!!
Referensi :
thanks to om google again
and a  lot big thanks to Mr. Fahmyddin S.T.M.arch for share his lesson.






Rabu, 09 Oktober 2013

Sustainable Development (Pembangunan Berkelanjutan)

Teori Pembangunan Berkelanjutan

Assalamualaikum wr.wbr
Hei guys!! let me write some knowledge that I know to all of you , knowledge about Urban design ,but the first I will talk about the basic of urban design and it is ......about "Sustainable Development".

Dalam bahasa indonesia The meaning of Sustainable Developmet is Pembangunan Berkelanjutan.  Adapun definisi dari Pembangunan Berkelanjutan yang saya peroleh dari kesimpulan hasil diskusi 3 kelompok di mata kuliah Urban design pekan lalu ialah Pembangunan adalah proses membangun , menciptakan, perwujudan bentuk dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada.and definisi berkelanjutan ialah proses siklus yang berlangsung secara terus menerus. So, Pembangunan Berkelanjutan adalah proses membangun , menciptakan , mewujudkan sesuatu like building yang dapat berlangsung secara terus menerus kedepannya. itu menurut beberapa isi kepala student of UIN Alauddin makassar yah guys.. :D

Sedangkan Menurut Referensi terpercaya jutaan umat Indonesia, yaitu Om Google ^_^ ,, Definition of Sustainable Development is Proses Pembangunan (lahan, kota, bisnis, masyarakat,dll) yang berprinsip memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan (menurut mrs. Harlem Brundland, report dari PBB yang berkolaborasi dengan wakilnya Mr. Mansyur Sudan Kaled, 1987).  Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran  lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial.

adapun konsep dasar  pembangunan berkelanjutan dibagi atas 3, yaitu :
1. paradigma pertumbuhan (growth paradigm)
2. paradigma kesejahteraan (welfare paradigm)
3. Paradigma pembangunan manusia (people centered development paradigm)

nah, guys!! itu singkat story mengenai definisi Pembangunan Berkelanjutan and Konsep dasarnya.

Oh iya, guys perlu kalian ketahui , ternyata pembangunan berkelanjutan itu tidak hanya berkonsentrasi pada isu-isu lingkungan saja. The fact Lebih luas dari pada itu guys... pembangunan berkelanjutan itu mencakup tiga lingkup kebijakan , yaitu :
1. Economic growth ( Pertumbuhan Ekonomi)
2. social Justice ( keadilan sosial)
3. Healthy environment (kesehatan Lingkungan)
berikut bagan yang menunjukkan saling berkaitanya ketiga kebijakan tersebut :

namun, landasan dasar yang dikeluarkan oleh PBB dalam perancangan pembangunan yang sering digunakan oleh perancang" dari amerika dan inggris ialah kebijakan lingkungan diwajibkan berada diurutan pertama kemudian keadilan sosial , dan yang terakhir pertummbuhan ekonomi.
hal itu dikarenakan para perancang mengambil pelajaran dari masa lalu, yang dimana dahulu kala suatu kota dibangun mengutamakan konsep ekonomi yang bertujuan hanya untuk menghasilkan uang banyak. kemudian gagal karena eksploitasi SDA yang berlebihan dan dilanjutkan dengan konsep yang bertujuan meratakan pembangunan dan perbaikan lingkungan, kemudian gagal lagi dan terakhir dilanjutkan dengan menggunakan konsep kesejahteraan dan perkemabangan manusia.


conclusion from what I share is dalam pembangunan berkelanjutan landasan konsep yang digunakan memberikan implikasi adanya batas yang bukan batas absolut akan tetapi batas yang ditentukan oleh tingkat masyarakat , organisasi yang memerhatikan keadilan sosial mengenai sumber daya alam serta kemampuan biosfir ( mengadakan adaptasi dalam lingkungan itu sendiri ) yang menyerap berbagai pengaruh dari berbagai aktivitas manusia.
Yang jelasnya perancang seperti kita para arsitek dalam pembangunan berkelanjutan harus mampu merancang sebuah kota yang dapat memberikan kenyamanan untuk warganya dimana akses eknomi and sosial budayanya terbuka luas untuk setiap warganya guna memenuhi kebutuhan dasar.


Referensi :
Thanks a lot for My lecturer Mr. Fahmiddin S.T. M.arch. for  his lesson
Thanks a lot for my friends on Class A for their opinion :D
and thans a lot for uncle google ^O^ specialnya ke tante wikipedia.org/wiki/Wikipedia

and Big Thanks for who read my blog ^_^...